MEMECAT GIBRAN

Selamat pagi Bapak Presiden Prabowo. Semoga sehat selalu. Lama juga kita tidak berjumpa. Izinkan saya mengirimkan surat ini melalui ruang publik. Saya tidak kirim langsung secara pribadi, karena khawatir tidak akan sampai.

Anti A Contrario, Tabola Bale, dan Paradoks Prabowo

Ini hari-hari amat berat bagi Presiden Prabowo Subianto. Harga minyak naik drastis. APBN dan fiskal menangis. Rakyat meringis. Politik masuk fase kritis. Masa-masa berjoged di Istana, diiringi lagu Tabola Bale, sudah lewat. Dunia sedang dibolak-balik. Logika sedang diutak-atik. Otak terus dipaksa berakrobatik.

Anti A Contrario, Terbolak-Balik, dan Paradoks Prabowo

Izinkan saya menuliskan teori baru. Mumpung bergelar profesor, bukan beli, apalagi palsu. Syahdan, kalau profesor, bisa bikin teori baru. Dalam ilmu hukum, salah satu metode interpretasi adalah a contrario. Artinya, pemaknaan secara berkebalikan. Masalahnya, melihat perkembangan logika akrobatik yang sekarang marak terjadi di Indonesia, pemaknaan a contrario saja tidak cukup. Maka, saya berinisiatif membuat teori baru, yaitu pemaknaan anti a contrario, interpretasi terbolak-balik, pemaknaan jungkir balik.

Tolak Penjajahan Dagang Amerika atas Indonesia

Perjanjian yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tanggal 19 Februari 2026, bukanlah Perjanjian Dagang yang setara antara dua negara berdaulat. Tertulisnya memang perjanjian resiprokal, timbal balik, dua arah. Faktanya, ada 214 frasa “Indonesia shall…”, berbanding hanya 9 frasa “United States shall…”. Dari jumlah kewajiban yang tidak sebanding itu, mudah disimpulkan Indonesia adalah pihak yang ditaklukkan.

Indonesia Darurat Keadilan!

Indonesia sedang diuji lagi dengan krisis, semoga kita selamat dan mampu bertahan. Hari-hari ini Indonesia gelap menunjukkan bahwa ia nyata ada, dan tidak terbantahkan. Kegelapan dan kesumpekan, berdesakan mencari air oase keadilan, dan meledak dalam bentuk protes masa yang menjadi amuk.

LEMBONG

Tri kata: Thomas Trikasih Lembong. Tiga kata nama yang hari-hari ini memenuhi hati-nurani kita, jika masih ada. Lembong bermakna tiga hal. Tanda perlawanan. Ikon pertarungan. Lambang perjuangan.

SUAP

Suap. Hanya satu kata, tapi mempunyai banyak makna. Hanya satu kata, tapi mempunyai banyak rupa. Hanya satu kata, tapi membawa dampak merusak yang luar biasa. Secara makna, minimal ada dua arti dalam satu kata suap. Bermakna positif, ketika ditambah awalan me- dan akhiran -i, menyuapi. Artinya, membantu memasukkan makanan ke mulut, bisa kepada bayi atau orang tua yang sakit. Bermakna negatif ketika menjadi sinonim dari kata sogok.

Keterangan Ahli dalam Permohonan Pengujian Formil UU Tentara Nasional Indonesia

Pada Senin 7 Juli 2025 lalu, melalui zoom, karena masih berada di Australia, saya memberikan keterangan Ahli dalam sidang pengujian formil Perubahan UU TNI di Mahkamah Konstitusi. Meskipun sedang berada di Melbourne, karena ada beberapa perkara yang mesti ditangani kantor INTEGRITY Lawyers Australia, tetap tidak mengurangi semangat kami untuk berkontribusi menjaga eksistensi negara hukum Indonesia, yang terus mengalami tantangan dan cobaan.