Anti A Contrario, Terbolak-Balik, dan Paradoks Prabowo

Izinkan saya menuliskan teori baru. Mumpung bergelar profesor, bukan beli, apalagi palsu. Syahdan, kalau profesor, bisa bikin teori baru. Dalam ilmu hukum, salah satu metode interpretasi adalah a contrario. Artinya, pemaknaan secara berkebalikan. Masalahnya, melihat perkembangan logika akrobatik yang sekarang marak terjadi di Indonesia, pemaknaan a contrario saja tidak cukup. Maka, saya berinisiatif membuat teori baru, yaitu pemaknaan anti a contrario, interpretasi terbolak-balik, pemaknaan jungkir balik.